Monday, May 30, 2005

paket Snack pengganti sarapan pagi

Pernah mengamati berapa banyak pegawai kantoran yang harus berangkat kerja pagi-pagi? atau para guru tingkat sekolah dasar hingga menengah? atau para karyawan pabrik, industri, staff, prajurit, polisi, dan sebagainya? Berapa banyak diantara mereka yang menyempatkan diri menyantap sarapan pagi?
Padahal saat di pagi hari mereka butuh bekal energi untuk menunaikan tugas sehari-hari. Nah, peluang usaha kali ini berkaitan dengan makanan. Coba lakukan simple survey tentang : tempat/lokasi/daerah yang sering atau paling banyak dilalui orang-orang seperti yang disebut di atas. Usaha yang hendak kita trial kali ini adalah : membuat paket-paket snack dengan beberapa macam paket, yang disesuaikan dengan tipe calon pembeli. Per paket snack bisa diisi 3-4 macam kue basah/roti kering/jajan pasar; terdiri variasi rasa: manis-gurih/ manis-asin/ manis-manis; ditambah segelas minuman mineral (sebagai alternatif saja, karena bisa jadi di tempat kerja masing-masing telah disediakan minuman gratis juga). Paket dibungkus secara ringkas dan rapi agar mudah dimasukkan tas atau dibawa ke tempat kerja (pilihan bagus: dikemas dalam dus ukuran kecil). Buat paket snack dengan harga beragam, mulai termurah (misal Rp 2000, Rp 4000, Rp 6000; dsb). Buatlah image agar atmosfir usaha nampak clean-bersih-higienis-halal-sehat-praktis, baik untuk produk, media ataupun lokasi usaha. Jangan lupa sertakan pula no kontak kita (telp/HP/email) pada kemasan untuk memancing feedback dari pelanggan; tentang kesan mereka atas produk, komplain, dan sejenisnya. Buat kata-kata provokatif di tempat usaha, yang memancing pembeli mencoba produk "usaha" kita. Misal: "Belum sempat sarapan?, mampir dulu dong". "Paket hemat, pengganti yang tak sempat sarapan" (hehehe).
Tips : masakan bisa dibuat sendiri, membeli di tempat lain. Bisa juga mencoba mengambil berbagai resep kue/jajanan yang ada di arsip di internet, buanyak sekali tuh!
So, berani coba ?

8 comments:

  1. wah ini agak susah. butuh skill masak kue. bisa juga sih beli kue dipasar trus dijual lagi.

    ReplyDelete
  2. oke juga tu idenya...

    ReplyDelete
  3. yaaa ... jangan nyerah dulu mas Amir. tuh kan akhirnya dapat solusinya. yang penting mah .. kreatif, inopatif, cari terus solusi .. meski nyentrik juga gpp yang penting halal :) hehehe

    ReplyDelete
  4. wah senangnya membaca blog ini, membangkitkan semangat saya sebagai pegawai yang ingin memulai wirausaha. beruntung saya diberi bekal pengalaman menjalani usaha franchise kecil - kecilan. awalnya organisasi majelis taklim di lingkungan kantor saya ingin meningkatkan pendapatan dengan mengelola sebuah franchise makanan di kantin kantor. saya dan 2 orang teman dipercaya untuk mengelolanya dan dana awal didapat dari uang kas majelis taklim. harga stand lengkap dengan bahan baku awal sebesar 15 juta rupiah ditambah modal awal sekitar 1 juta rupiah. pada awalnya usaha laku keras karena makanannya juga lumayan trendy, namun sejak ada beberapa pejabat kantor yang terserang stroke, mulai muncul issue kesehatan yang menerjang produk kami. dengan berbagai cara diusahakan untuk dapat bangkit dan sekarang mulai merangkak naik lagi. tak terasa sudah hampir setahun saya dan kedua teman saya itu mengelola usaha ini dengan segala kesulitan dan suka dukanya. namun satu kesimpulan saya, kalo ingin berwirausaha harus bertekad kuat dan berani. memulai adalah hal yang terberat. teori sudah menumpuk tapi kalo tidak dipaksa terjun tidak akan pernah berhasil. jadi marilah bertekad kuat jadi juragan atas diri sendiri, berani dan ulet dalam mengatasi semua permasalahan yang muncul. semoga sukses !

    ReplyDelete
  5. saya mau tanya gimana cara masarinnya dan modalnya berapa ya?aku juga ga bisa masak dan cara bungkus yang membuat orang tertarik gimana ya?tolong aku tertarik wirausaha nih.

    ReplyDelete
  6. cara masarin? mungkin bisa dengan pilih lokasi jualan yang bagus, pakai spanduk yang design na OK, mengundang orang untuk datang. bisa juga bikin brosur, sebar ke kantor2 via kenalan, tempat keramaian, dll. soal modal .. hmmm mungkin tergantung dengan volume dagangan kita ya. coba aja dulu dengan modal kecil, misal 500rb untuk dagangan, 1 jt untuk grobak 100rb untuk spanduk, 50rb untuk brosur. jadi deh :) cara bungkus, lihat2 aja di mall, kemasan2 di supermarket2, cari di yellowpages usaha bikin kemasan, coba lihat sample2 yang telah pernah mereka buat, ukuran, harga produksi, dll.
    salam

    ReplyDelete
  7. aisah asbi priatnaApril 16, 2009

    ini baru ide usaha yang inovative dan sederhana...aku sangat tertarik..boleh dicoba

    ReplyDelete
  8. ini baru ide yang inovative...boleh dicoba nich

    ReplyDelete