Sunday, September 13, 2009

Direct Selling ke HRB

Apa itu HRB? Hehe, sebagian diantara temen-temen mungkin sudah rada familiar. HRB, High Rise Building. Gedung Pencakar Langit, Gedung Tinggi, Gedung Berlantai Banyak lah. Di situ banyak pegawai, karyawan, employee yang setiap hari ngantor, bekerja, nerima tamu, relasi, rekanan, dan segala macam. Urusan kerjaan, urusan bisnis, project, dll.


Bila jumlah pegawai di sana banyak, untuk lingkungan di negeri ini, dimana rata-rata pegawai mayoritas beragama Islam (muslim), maka biasanya terdapat satu area, atau kadang malah satu lantai sekaligus yang dikhususkan untuk menjadi tempat ibadah. Bisa jadi memang sudah di-declare sebagai masjid untuk lantai-X tersebut. Setidaknya, untuk waktu dhuhur, 'Ashar, waktu hari Jumat, ada momen berkumpul banyak pegawai di lokasi tersebut.
Contohnya, sudah 2 minggu terakhir ini penulis mengalaminya sendiri. Untuk kantor BUMN bonafit, dengan gaji/salary pegawai yang di atas rata-rata, tentu momen seperti itu amat menarik untuk kita pikirkan sebagai calon market potensial. Dan memang ternyata benar, sudah ada insan insan jeli yang melihat peluang. Dia berdagang buku tafsir, sarung, multivitamin beraroma kurma, produk kesehatan islami, di teras lokasi "masjid kantor" ini. Buku tafsir yang dibandrol harga 160 ribu rupiah itu, toh ada juga pembelinya. Momen Ramadhan jadi faktor eksternal positif yang mendukung atmosfir "bisnis kecil" ini.

Intinya begini saja : kalau temen-temen punya relasi/koneksi untuk bisa masuk ke market seperti itu (HRB dengan pegawai banyak, berkantor disitu perusahaan cukup bonafit), coba saja jajagi peluangnya, minta ijin untuk "menggelar dagangan" di mushola/masjid HRB bersangkutan. Cari item produk yang kira-kira bisa nyetel/cocok dengan kebutuhan pegawai/market di situ.

In my opinion : bahkan kalau kita sudah "dekat" dengan komunitas disitu, bisa juga kita "jual" proposal bisnis ke pegawai. Tawarkan prospek usaha dengan skala kecil/medium yang positif, menarik, potensial ke pegawai. Mungkin di antara pegawai ada yang berminat cari usaha sampingan, bisa klop kan. Ini juga bisa jadi salah satu solusi/jalan/cara/alternatif bagi rekan-rekan yang kebingungan cari modal usaha.

Kalau temen-temen masuk kategori insan gaul, mudah gaul, grapyak (kata orang Jawa), mungkin bisa bersafari ke banyak HRB, bergiliran, mencari point lokasi paling potensial dari sekian HRB. Bahkan kalo frekuensi/omzet dagangan cukup meningkat, bisa bikin team sales tuh. Hehehe.

1 comment:

  1. Kunjungan persahabatan dari Blogger Borneo. Ngga terasa bulan Ramadhan yang penuh berkah ini akan segera berakhir berganti dengan bulan Syawal yang penuh kesunyian. Meskipun belum pernah saling bertemu namun tali silaturahmi sudah terjalin sejak blog mempertemukan. Minal Aidin Wal Fadizin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin...

    ReplyDelete